Sosial dan Kesehatan7 Nov 2026Operasi Celah Bibir dan Langit-Langit
Tentang kegiatan
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Kota Makassar menggelar bakti sosial Operasi Celah Bibir dan Langit-langit dengan tema "Nyalakan Harapan, Merawat Masa Depan" dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Makassar. Operasi dilaksanakan pada 7–9 November 2026 mulai pukul 08.00 WITA di RSUD Daya Kota Makassar.
Celah bibir dan langit-langit merupakan kelainan bawaan sejak lahir yang cukup sering dijumpai, dengan angka kejadian sekitar 1 dari 1.000 kelahiran pada populasi kulit putih dan 1 dari 500 kelahiran di Asia. Kelainan ini memerlukan penanganan yang menyeluruh, dan langkah pertama yang paling utama adalah operasi penutupan celah bibir dan langit-langit. Di Indonesia, khususnya Indonesia Timur, belum ada penelitian khusus mengenai angka kejadiannya, namun diperkirakan cukup tinggi. Kondisi ini menjadi tantangan bagi dunia kesehatan dan Pemerintah Kota Makassar, terlebih karena kelainan ini banyak dialami oleh masyarakat kurang mampu.
Bakti sosial ini diawali dengan penjaringan pasien selama satu bulan, dengan batas usia minimal 3 bulan. Operasi dilaksanakan di RSUD Daya dengan memaksimalkan ruang operasi yang tersedia, melibatkan dokter spesialis bedah mulut dan maksilofasial, dokter spesialis anestesi, penata anestesi, serta perawat terlatih dari RSUD Daya dan mitra kegiatan. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan derajat kesehatan pasien sekaligus memulihkan kepercayaan diri pasien dan keluarganya dalam pergaulan sosial.
Sejalan dengan tema HUT Kota Makassar, setiap anak maupun orang dewasa yang menjalani operasi ini memperoleh peluang yang setara untuk menyongsong masa depan, baik dalam pendidikan maupun dunia kerja.
Kegiatan ini bertujuan menjawab kebutuhan warga Makassar yang terkendala akses maupun biaya pengobatan celah bibir dan langit-langit, membantu penderita meraih kesempatan masa depan yang lebih baik, serta memulihkan kondisi psikis penderita dalam lingkungan sosialnya. Bakti sosial ini terbuka bagi seluruh warga Kota Makassar yang membutuhkan, dengan target sekitar 50 pasien.