Festival Perempuan dan Anak Makassar 2026

Festival Perempuan dan Anak Makassar 2026Pelayanan Publik1 Nov 2026

Festival Perempuan dan Anak Makassar 2026

Tanggal & waktuMinggu, 1 November 2026 · 01 - 07 November 2026
PenyelenggaraDP3A
PesertaMasyarakat umum, Anak-anak, Pelajar, Mahasiswa, Pemuda, Lansia, Perempuan, Pelaku UMKM, Komunitas, Aparatur, Kelompok masyarakat tertentu
CFD Boulevard MakassarBuka di Google Maps

Tentang kegiatan

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar menggelar Festival Perempuan dan Anak Makassar 2026 dengan tema "Nyalakan Harapan, Merawat Masa Depan". Festival ini berlangsung pada 1 November 2026 mulai pukul 06.00 WITA di area Car Free Day Boulevard Makassar.

Perlindungan perempuan dan anak adalah tanggung jawab bersama yang melibatkan pemerintah, keluarga, masyarakat, komunitas, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan. Kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak cukup ditangani setelah kasus terjadi. Diperlukan juga pencegahan, peningkatan pengetahuan masyarakat, keberanian untuk melapor, akses terhadap layanan, serta penguatan keluarga dan lingkungan yang aman. Di sisi lain, perempuan, khususnya Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), memegang peran penting dalam ketahanan ekonomi keluarga sehingga pemberdayaan ekonomi mereka menjadi bagian dari upaya membangun keluarga yang mandiri.

Festival ini menjadi ruang edukasi, kampanye, pelayanan, pemberdayaan, dan partisipasi masyarakat untuk mewujudkan Makassar yang aman bagi perempuan, ramah bagi anak, serta bebas dari kekerasan dan diskriminasi. Dengan memanfaatkan momentum Car Free Day, festival ini menjangkau masyarakat luas, mulai dari perempuan, anak, keluarga, komunitas, pelaku UMKM, organisasi masyarakat, hingga pemerintah.

Pengunjung dapat langsung merasakan berbagai layanan dan aktivitas, antara lain edukasi pencegahan kekerasan, layanan konseling gratis, informasi layanan perlindungan dari UPTD PPA, kampanye hak anak, bazar UMKM Perempuan Kepala Keluarga, serta aksi publik berupa long march, kampanye Speak Up, dan pembagian materi kampanye. Alur kegiatannya disusun mulai dari edukasi, layanan, pemberdayaan, kampanye, aksi, hingga keberlanjutan.

Mengusung semangat "Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi", festival ini melibatkan pemerintah, UPTD PPA, Forum Anak, komunitas perempuan dan anak, tenaga profesional, dunia usaha, UMKM, dan masyarakat umum. Kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi diarahkan untuk membangun jejaring SAPA MULIA sebagai gerakan berkelanjutan menuju Makassar yang aman, inklusif, dan ramah bagi perempuan dan anak.

Secara umum, festival ini bertujuan membangun kesadaran dan partisipasi warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan. Secara khusus, festival ini ingin meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bentuk, dampak, dan pencegahan kekerasan; mendorong keberanian untuk Speak Up; memperkenalkan layanan UPTD PPA Kota Makassar; menyediakan akses awal konseling gratis; meningkatkan partisipasi anak dalam kampanye perlindungan anak; memberi ruang promosi bagi UMKM PEKKA; membangun kolaborasi lintas OPD, komunitas, dan dunia usaha; serta menciptakan gerakan publik yang berlanjut setelah festival selesai.

Festival ini terbuka untuk seluruh masyarakat Makassar, termasuk anak-anak, pelajar, mahasiswa, pemuda, perempuan, lansia, pelaku UMKM, komunitas, dan aparatur, dengan perkiraan 1.000 peserta.